Segitiga Exposure (Exposure Triangle)

Apa itu segitiga exposure?
Segitiga exposure atau exposure triangle adalah diagram sederhana yang menggambarkan hubungan antara ISO, Shutter Speed, dan Aperture dengan eksposure (terang gelapnya) foto. Kalau kebanyakan cahaya yang masuk, hasilnya jadi terlalu terang (over exposure / OE). Kalau sedikit cahaya yang masuk ya hasilnya gelap (under exposure / UE).


Mengapa segitiga eksposure ini sangat penting?
Karena 3 elemen inilah yang nantinya akan membentuk suatu gambar yang diambil oleh kamera digital kita. Masing-masing elemen tersebut berhubungan erat dengan cahaya dan bagaimana cahaya tersebut masuk ke dalam sensor kamera.

Elemen Segitiga eksposure tersebut adalah:

1. ISO adalah ukuran sensitivitas kamera digital terhadap cahaya (ISO100, ISO200, dst)
2. Aperture adalah besarnya bukaan lensa atau biasa disebut diafragma (f/1.8 ; f/8 ; f/16 ; dst)
3. Shutter Speed adalah selama berapa lama rana terbuka (1/500 detik, 1/5 detik, dll)

1. ISO

Pada fotografi digital, bagi saya adalah tingkat sensitifitas sensor di dalam kamera, untuk menghasilkan electron yang jumlahnya menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang diterima. Semakin besar intensitas cahaya yang masuk, gambar yang dihasilkan akan semakin terang.

ISO adalah ukuran kepekaan Sensor terhadap Cahaya. Pada masa kamera Film dulu, ISO dikenal juga sebagai ASA.

Pada masa kamera film, media perekam cahaya adalah berada di Film. Sedangkan pada saat sekarang, di era kamera digital, perekam cahaya adalah berada di Sensor.

Angka pada ISO yang semakin besar mempunyai arti kepekaan terhadap cahaya semakin besar, dalam arti kata lain, dengan ISO tinggi maka akan dapat menangkap cahaya lebih banyak dalam cahaya minim dibandingkan dengan ISO rendah.

Dengan ISO tinggi, warna warna yang dihasilkan akan lebih kaya, karena kepekaan terhadap cahaya dari sensor tersebut dinaikkan sehingga akan lebih kaya akan warna.

Kelemahan dari ISO tinggi adalah timbulnya Noise. Noise bisa diartikan pecahnya gambar. Semakin tinggi ISO maka akan semakin banyak Noise yang dihasilkan pada foto.

Tiap kamera mempunyai kadar noise yang berbeda, hal ini dipengaruhi dari type sensornya, umumnya kamera yang menggunakan Sensor CMOS mempunyai noise yang lebih sedikit dari kamera yang menggunakan Sensor CCD. Kedua jenis sensor ini adalah jenis sensor yang umum digunakan pada kamera digital sekarang ini.

Sering kita menjumpai kasus, seperti terdapat banyaknya titik-titik yang ikut terekam atau noise saat memotret. Ini dikarenakan saat memotret menggunakan ISO tinggi

dalam keadaan kurang cahaya, akibatnya ukuran pixel akan turun dan kualitas gambar menjadi kurang bagus (banyaknya noise yang ikut terekam).

2. Aperture (Diafragma)

Diagfragma adalah besarnya bukaan pada lensa. Semakin kecil angka, semakin besar bukaannya.

Jumlah cahaya yang melewati lensa dikendalikan oleh lubang bukaan. Nilai aperture menunjukkan seberapa banyak cahaya dapat melewati. Karena itu dinyatakan sebagai f/2.8, f/16, dll.

Semakin besar penyebut atau f-nomor, semakin kecil ukuran bukaan dan cahaya kurang dapat melewati.

Intinya, dengan bukaan besar, maka cahaya yang masuk akan semakin banyak, sedangkan bukaan kecil cahaya yang masuk lebih sedikit.

Hal ini akan berpengaruh pada ruang tajam (depth of field) pada foto yang kita ambil.

3. Shutter Speed atau Rana

Kecepatan rana (shutter speed) adalah durasi kamera membuka sensor untuk menyerap cahaya. Shutter speed ini berfungsi mengatur seberapa lama cahaya mengenai sensor gambar. Biasanya berawal dari 1/4000 detik sampai to 30 detik. Variasi shutter speed ini diatur dari badan kamera bukan dari lensa. Selain mempengaruhi jumlah cahaya yang masuk, shutter speed ini mempengaruhi dua hal, yaitu:

– Kecepatan rana yang cepat membekukan (freeze) objek yang bergerak.
– Kecepatan rana yang lama menangkap gerakan (motion) objek secara berkesinambungan.

Dengan mengatur kecepatan shutter, kita bisa mengatur apakah objek bergerak yang kita foto bisa menjadi diam atau ada alur pergerakannya.

Sumber

Sumber

Sumber : dan berbagai tulisan di internet

This entry was posted in Photography and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight + 3 =